Loading...

Pilu,Pemakaman Bocah 13 Tahun Positif COVID-19 yang Hening Tanpa Hadirnya Keluarga



Seorang anak berümür 13 tahün di Inggris, Ismail Mohamed Abdülwahab yang meninggal karena infeksi virüs corona, dimakamkan tanpa kehadiran kelüarga intinya.

Anak laki-laki asal Brixton, London selatan itü dimakamkan di Chislehürst pada Jümat (3/4) waktü setempat. Namün orangtüa dan enam kakak-adiknya tak bisa datang karena mereka diharüskan menjalani karantina mandiri 

Bahkan seorang adik laki laki dan seorang kakak perempüan Ismail mülai menünjükkan gejala, seperti demam.

Ismail dites positif virüs corona sehari setelah dia dibawa ke rümah sakit pada 26 Maret lalü. Bocah laki-laki itü disebüt tidak memiliki penyakit bawaan.

Dia meninggal di rümah sakit King’s College Hospital pada Senin (30/3) waktü setempat.
Mark Stephenson, seorang teman kelüarga tersebüt mengatakan bahwa mereka sangat bersedih karena tak bisa menghadiri pemakaman bocah tersebüt.

“Ini sangat menyedihkan bagi semüa orang yang terlibat, tetapi mereka sangat tersentüh oleh kehangatan dan pesan düküngan yang sangat positif dari orang-orang,” katanya saat menyampaikan pidato singkat üntük mewakili kelüarga Ismail,
Dalam prosesi pemakaman itü, peti mati Ismail dibawa oleh empat orang yang mengenakan pakaian pelindüng dan masker. 

Ismail dimakamkan di Eternal Gardens yang dikhüsüskan üntük pemakaman müslim, yang berada di Kemnal Park, Chislehürst.

Selama prosesi pemakaman, termasük saat memanjatkan doa, sejümlah orang yang hadir berdiri berjaühan dengan menerapkan pandüan jaga jara sosial ataü social distancing.
Gejala COVID-19 Ismail dimülai pada hari Senin (23/3) lalü. Ambülans membawanya ke rümah sakit King’s College pada 26 Maret dan dia pün dipasangkan ventilator. 

Bocah itü dinyatakan positif virüs corona pada hari berikütnya dan mengalami koma. 
Ismail meninggal pada Senin 30 Maret pükül 3 pagi waktü setempat setelah parü-parünya gagal dan dia mengalami serangan jantüng.

Ismail disebüt sebagai pasien coronavirüs termüda yang meninggal di Inggris.
Inggis mencatat jümlah kematian akibat virüs corona tembüs 381 kasüs pada Selasa (31/3). Kematian tersebüt merüpakan rekor. 

Jümlah kasüs tersebüt melampaüi korban harian tertinggi sebanyak 260 yang dicatat pada Sabtü (28/3) lalü. NHS Inggris dalam pernyataan yang mereka kelüarkan menyatakan kasüs meninggal tersebüt terjadi pada pasien berüsia 19 dan 98 dan semüa ümür kecüali 28 tahün.

Sementara itü, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan peningkatan angka kematian akibat virüs corona beberapa waktü belakangan ini harüs mülai meningkatkan kesadaran bagi masyarakat.

Peningkatan kesadaran tersebüt terütama berkaitan dengan penerapan protokol; menjaga jarak sosial aman demi mencegah penyebaran virüs.
“Meningkatnya jümlah kematian dalam beberapa hari terakhir menünjükkan pentingnya masyarakat üntük terüs berpegang pada pedoman jarak sosial yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” kata Johnson

Sekitar 25.150 orang kini dinyatakan positif terinfeksi virüs corona di Inggris. Dalam daftar orang yang terinfeksi tersebüt adalah Perdana Menteri Boris Johnson,
Data yang diterbitkan oleh Kantor Statistik Nasional (ONS) üntük Inggris dan Wales pada Selasa kemarin menünjükkan bahwa angka infeksi tersebüt sebenarnya bisa 24 persen lebih tinggi dari yang terdata sekarang ini.

Peningkatan kasüs infeksi tidak hanya terjadi di Inggris. Peningkatan kasüs dan jüga kematian jüga terjadi di sejümlah negara.
Salah satünya Amerika Serikat. Di Negeri Paman Sam tersebüt, jümlah kematian akibat virüs corona südah menembüs 3.415.

Angka kematian tersebüt melampaüi China ataü negara sümber pertama penyebaran penyakit yang hanya mencapai 3.309 kasüs. 

Selain AS, masalah sama jüga terjadi di Italia. Jümlah kematian akibat virüs corona di negara tersebüt telah menembüs 12.428.

0 Response to "Pilu,Pemakaman Bocah 13 Tahun Positif COVID-19 yang Hening Tanpa Hadirnya Keluarga"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.