Tak Dapat Warisan dari Harta Gono-gini Sule dan Lina, Teddy Malah Paksa Minta Uang Rp 500 Juta, Apa urusanya?



    Perseteruan pembagian harta warisan mendiang Lina Jubaedah oleh anak-anak Sule, Rizky Febian dan Putri Delina dengan Teddy Pardiyana, kini memasuki babak baru.

    Rizky Febian mengaku sudah bertemu dengan sang ayah tiri, Teddy Pardiyana untuk membicarakan pembagian harta warisan mendiang ibunya Lina Jubaedah.

    Namun, alih-alih meminta bagian untuk dirinya, Teddy Pardiyana justru disebut ogah dapat jatah usai bertemu dengan Rizky Febian.

    Hal ini seperti dikutip Zonajakarta.com dari akun YouTube Surya Citra Televisi, Muhamad Ali Nurdin, pengcara Teddy menyebut kliennya menolak jatah warisan untuk dirinya sendiri.

    Namun Teddy disebut mengusahakan hak warisan untuk putrinya, Bintang.


    Melalui kuasa hukumnya, Ali Nurdin, Teddy mengungkapkan bahwa Bintang berhak mendapat hak waris yang belum diberikan kakaknya.

    "Item-nya banyak ya, tanggapannya baik, mereka mungkin akan berpikir apa yang layak yang akan diberikan pada adiknya itu," kata Ali Nurdin dikutip dari kanal YouTube Surya Citra Televisi pada Minggu 7 Februari 2021.


    Ali Nurdin menjelaskan bahwa Teddy meminta rumah yang layak dan pendidikan terbaik untuk Bintang pada kakaknya.

    "Mungkin ada tempat tinggal yang layak, cuma mungkin kebutuhan anak atau kebutuhan sekolah ya," ujar Ali Nurdin.

    Sebelumnya, Ali Nurdin mengatakan Teddy berbesar hati untuk tidak menuntut haknya sebagai ahli waris dari Lina Jubaedah.


    Menurut Ali Nurdin, Teddy berbesar hati melepas haknya dan hanya menginginkan hak waris untuk anaknya, Bintang.

    "Dia bilang itu bukan tujuan yang utama sejak kasus ini mencuat. Dia hanya ingin kepastian untuk masa depan anaknya, Si Bintang," ucap Ali Nurdin.

    Dikatakan Ali Nurdin, Teddy secara hukum sebenarnya bisa mendapat haknya sebagai ahli waris dari mendiang Lina Jubaedah.

    "Walau secara hukum Teddy juga termasuk ahli waris dan harus mendapat haknya, tapi dia dengan kebesaran hati, dia tidak menuntut haknya sebagai ahli waris," tutur Ali Nurdin.


    Sementara itu, dikutip Zonajakarta.com dari Pikiran Rakyat, kuasa hukum Rizky Febian dan Putri Delina, Bahyuni Zaili mengulas sedikit tentang pertemuan mereka dan pihak Teddy Pardiyana beberapa waktu lalu.


    Bahyuni Zaliki mewakili Rizky Febian dan Putri Delina mengatakan mereka dan pihak Teddy Pardiyana pernah bertemu pada 18 Februari 2020 lalu.


    Turut hadir juga kuasa hukum mendiang Lina Jubaedah, Abdurrahman untuk membahas soal keseluruhan harta milik Lina Jubaeah.


    "Jadi hal penting yang disampaikan Pak Abdurrahman itu di hadapan Teddy, pada saat perceraian sudah ada kesepakatan Sule dan Almarhum Lina," kata Bahyuni Zaili dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi pada Senin 15 Februari 2021.


    Dari kesepakatan tersebut, harta warisan bawaan dari Sule sebagai mantan suami Lina Jubaedah diputuskan untuk diberikan pada keempat anak Sule dan Lina.

    "Satu rumah di Panyawangan dan ruko salon di Panyawangan dan itu diperuntukkan buat anak-anak. Sudah ada kesepakatan dari almarhum," ujar Bahyuni Zaili.

    Bahyuni menyebut bahwa Teddy tidak mendapatkan harta warisan Lina Jubaedah dan Sule, pihak Rizky dan Putri pun bersyukur karena pihak Teddy tidak mempermasalahkan kesepakatan tersebut.

    Namun Teddy meminta sedikit bagian harta warisan Lina Jubaedah untuk Bintang sebesar Rp500 juta.


    Selain itu, Teddy juga meminta Rizky Febian dan Putri Delina untuk memenuhi amanah Lina Jubaedah.


    "Pak Teddy waktu itu meminta untuk Bintang uang sebesar Rp500 juta. Kemudian ada juga memenuhi amanah almarhum untuk mengumrahkan enam orang," ucap Bahyuni Zaili.


    Meski begitu, Teddy Pardiyana sampai saat ini belum memberikan daftar keenam nama yang akan diberangkatkan umrah sesuai amanah Lina Jubaedah.


    "Sebelum bagian Bintang dan umrah itu dipenuhi Rizky dan Putri Delina, mereka meminta aset maupun dokumen keduanya dan juga milik almarhum dikembalikan," tutur Bahyuni Zaili.


    Adapun aset-aset tersebut adalah rumah dan ruko di Panyawangan Bandung, rumah kos 32 kamar di Bandung, uang penjualan vila, uang penjualan mobil Kijang.


    Lebih lanjut, tanah-tanah di Banjaran, Ciamis, toko material di Banjaran dan Majalaya, tanah di Pangalengan Bandung, usaha grosir dan perhiasan emas.***ZJ


    Tidak ada komentar untuk "Tak Dapat Warisan dari Harta Gono-gini Sule dan Lina, Teddy Malah Paksa Minta Uang Rp 500 Juta, Apa urusanya?"