Dian Sastrowardoyo yang Dulu Selalu Diacuhkan Keluarganya, Sekarang Jadi Sosok yang Punya Segudang Prestasi



    Artis cantik ini memang selalu menjadi sorotan publik.

    Diandra Paramita Sastowardoyo, S.Fil., M.M. atau yang dikenal sebagai Dian Sastro ini menyimpan hal-hal menakjubkan.

    Dian Sastro merupakan aktris dan model Indonesia yang lahir pada 16 Maret 1982.

    Perempuan kelahiran Jakarta ini meniti karirnya dan sukses di berbagai dunia hiburan.

    Salah satunya Dian Sastro sukses memerankan perannya dalam film Ada Apa Dengan Cinta.

    Selain berhasil di dunia hiburan, Dian Sastro juga berhasil meraih berbagai penghargaan atas kerja kerasnya.

    Tapi siapa sangka, dibalik kesuksesannya itu, Dian Sastro menyimpan cerita kehidupan yang pilu.

    Dikutip dari kanal YouTube WardahBeauty, Dian Sastro mengungkapkan secara blak-blakan perihal kehidupannya dan keluarganya.

    Dian Sastro mengakui jika dirinya bukan berasal dari keluarga yang kaya.

    Pada saat Dian Sastro remaja, dia harus kehilangan sosok ayah yang selama ini mendampinginya.

    Kepergian ayahnya itu, membuat ibu dari Dian Sasto harus membanting tulang sendiri untuk kehidupannya dan Dian Sastro.

    Karena kepergian ayahnya ini, Dian Sastro kerap mendapatkan perlakuan tak adil dari keluarga sendiri.

    Dian Sasto sering diperlukan kurang mengenakan karena ia bukanlah berasal dari kalangan orang yang kaya.

    Hal ini membuat Dian Sastro kerap merasa dikucilkan dan tidak dianggap oleh keluarganya sendiri karena tingkat perekonomian keluarganya itu.

    Dian Sasto mengatakan bahwa ia mempunyao sepupu yang lahir dari keluarga yang memiliki nasib perekonomian yang lebih daripada dirinya.

    Dan pada saat ingin bermain bersama sepupunya tersebut, Dian Sastro merasa bahwa ia tidak dianggap.

    “Terus aku main ke rumahnya. And then some how aku belajar yang namanya oh aku enggak dianggap, hanya karena kita lebih enggak punya," ujar Dian Sastro.

    Menurut Dian Sastro, sikap keluarganya yang diskriminasi terhadap keluarganya itu justru dijadikan sebuah motivasi baginya untuk bisa meraih masa depan yang sukses.

    Dian Sastro juga menjelaskan bahwa perekonomiannya saat itu tidak selalu berada di bawah dan di atas.

    Dia bersama sang ibu hidup dalam keadaan yang berkecukupan.

    “Kita bukan orang kaya. Bukan orang miskin yang bener-bener di bawah garis kemiskinan sih enggak. Middle class," ujar Dian Sastro.

    Terkadang Dian Sastro juga merasa bahwa ia tidak nyaman saat harus bertemu dengan keluarganya yang jauh lebih berada.

    Karena Dian Sastro menyadari ia berasal dari keluarga yang sederhana.

    “Ketemu sama keluarga kita yang lebih berhasil secara finansial ternyata tuh gak sepenuhnya pleasant kan," katanya.

    Sikap dan perilaku diremehkan oleh keluarganya itulah yang membuat Dian Sastro selalu mengingat momen-momen menyakitkan saat dirinya diacuhkan dan tidak dianggap.

    “Karena ada tuh yang aku ajak ngomong "mba-mba aku mau pinjam barbienya dong" terus aku kaya diacuhin gitu. Dan itu sering. Padahal itu keluarga sendiri," ungkap Dian.

    Tetapi karena memiliki sosok ibu yang bisa menguatkannya dan membentuknya menjadi pribadi yang kuat dan pekerja keras, Dian Sastro merasa sangat beruntung.

    Kini Dian Sastro bisa membuktikan kepada semua orang dan bahkan keluarganya bahwa orang yang dulu selalu diremehkan dan tidak dianggap itu, sekarang menjadi sosok yang dipandang dan dicontoh banyak orang.

    Dian Sastro menjadi sosok yang memiliki segudang prestasi dan memiliki popularitas yang pastinya juga mendongkrak kondisi perekonomiannya untuk semakin lebih baik lagi. (ZJ)