Loading...

Rizki DA Nilai Nadya Mustika Hamil Tak Wajar sehingga Jatuhkan Talak



Rizki DA buka-bukaan sudah menjatuhkan talak kepada Nadya Mustika. Penyanyi yang melambung dari ajang pencarian bakat dangdut ini merasa ada yang tak wajar di kehamilan Nadya Mustika.


Rizki DA sudah merasakan keganjilan itu tak lama usai dirinya resmi menikah. Disebut Rizki, ada jarak yang tak jauh dari momen Nadya Mustika positif hamil dari momennya mengalami datang bulan.


"Sebelumnya Iki tanya, dia bilang dia sudah mens di tanggal 6 (Agustus), ternyata di tanggal 12 sudah hamil. Kan aneh dong, di tanggal 6 sudah mens, kok tanggal 12 hamil. (Pihak Nadya menjawab), 'Iya itu cuman flek'" ungkap Rizki.


Nadya Mustika dan keluarganya sempat menyembunyikan kehamilan tersebut. Rizki juga menyebut ia mengetahui kabar kehamilan tersebut dari Ridho, kembarannya.


"Di tanggal 21 (Agustus), malam besoknya 22, mereka minta kepastian (hubungan) dari Iki. Di tanggal 21 itu Iki tahu Nadya hamil, karena di tanggal 12 (Agustus) itu periksa, WhatsApp ke Idho, bilang hamil," jelas Rizki.


Ia merasa kecewa, sebab Nadya Mustika disebutnya telah melakukan tes kehamilan tanpa sepengetahuannya juga. Usai Rizki sudah mengetahui kabar kehamilan tersebut, pihak keluarga Nadya lantas meminta Rizki DA mengambil keputusan.


"Di tanggal 21, orang tuanya minta kepastian. Kan Iki minta waktu dua minggu, jadi pas genap dua minggu mereka minta kepastian (hubungan)," ungkap Rizki DA.


Nadya Mustika sudah melahirkan. Sang buah hati diberi nama Baihaqqi Syaki Ramadhan. Disebut Rizki DA, dirinya yakin anak itu adalah darah dagingnya.


Dirinya mengaku, apapun hasil yang diperoleh dari tes DNA kelak, dirinya telah kadung jatuh hati dan menyayanginya sebagai buah hati.


"Sayang (ke anak), karena banyak proses yang Iki lalui yang nggak sedap. Sayang, sayang banget, kalau pun bukan anak Iki," tutur dia 

0 Response to "Rizki DA Nilai Nadya Mustika Hamil Tak Wajar sehingga Jatuhkan Talak"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.